Jumat, 03 Juni 2011

3 Buku Interior Desain

Diposting oleh Inayah Lie di Jumat, Juni 03, 2011 1 komentar Link ke posting ini

waaah jadi pengenn...

Berikut  3 buah buku literatur yang wajib di miliki oleh desainer interior maupun mahasiswa desain interior yang sedang menempuh pendidikan dibidang desain interior yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
1.Ilustrasi Desain Interior : Francis D.K Ching
Penerbit  Erlangga
Dengan memberikan pengenalan desain interior yang mendalam dan lengkap, jilid ini memiliki keunikan dalam menghadapi masalah arsitektur dan persyaratan fungsional ruang interior, maupun detail-detail perabot dan dekorasi. Pendekatan Francis D.K. Ching yang menyeluruh dan menyatu terhadap suatu subyek tercermin dalam nilai fungsional dan keindahan dekoratif dari karya ini sendiri, yaitu tulisan tangan, dan diperkaya dengan ilustrasi yang dibuat oleh penulis.
Buku ini tidak saja berguna bagi para mahasiswa tingkat awal yang seketika akan merasakan manfaatnya, terutama dalam cara penyajian konsep-konsep penting yang ringkas dan praktis, namun juga bermanfaat bagi praktisi yang lebih berpengalaman khususnya para arsitek desainer interior yang tertarik pada hubungan antara struktur bangunan dan ruang interior. Mereka akan dapat mengambil manfaat dari pendekatan ala novel yang digunakan oleh Ching.
2.Dasar-Dasar Perencanaan Ruang : Mark Karlen
Penerbit Erlangga
Space Planning Basic, Second Edition sebuah buku yang membahas semua teknik dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mendesain proyek-proyek perencanaan ruang baik  yang berukuran besar maupun yang berukuran kecil.
Memaparkan secara runut dan bertahap bagaimana matriks dan diagram untuk memvisualisasikan proses analisis ruang dengan lengkap, termasuk bagaimana memanfaatkan diagram bubble dan blok plan untuk menyusun organisasi spasial yang dapat dilaksanakan di lapangan.
Lengkap membahas setiap pertimbangan yang perlu dipikirkan para desainer di setiap tahap, seperti persyaratan kode bangunan dan pengawasan lingkungan, buku ini adalah referensi belajar yang sangat berharga bagi para mahasiswa yang menekuni desain interior, arsitektur, manajemen fasilitas, dan manajemen konstruksi. Para praktisi dan profesional yang bekerja dalam bidang-bidang ini pun dapat menjadikan buku sumber pengetahuan yang praktis dan berguna.
3.Dimensi Manusia & Ruang Interior : Julius Panero – Martin Zelnik
Buku yang komprehensif ini terdiri dari tiga bagian. Bagian yang pertama membahas teori dan aplikasi dari antropometri dan dilengkapi dengan subbagian yang khusus membahas orang cacat dan lanjut usia. Bagi Desainer, bab ini memberikan dasar-dasar antropometrik dan pemahaman mendasar tentang bagaimana standar desain interior dibuat.


Raphael Sanzio atau Rafaello Sanzio

Diposting oleh Inayah Lie di Jumat, Juni 03, 2011 0 komentar Link ke posting ini

sorry copas. besok mau tes wawancara wawasan seni nihh.. so, lg browsing2 gitu. jd di taro di blog aja deh. biar apa yg dipelajarin ga lupa. :)

affaello Sanzio

   Posted by: admin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Potret diri Raphael Sanzio
Potret diri Raphael Sanzio
Raphael Sanzio atau Rafaello Sanzio (6 April 1483 - 6 April 1520 adalah ahli lukis dan arsitektur terpelajar Italia dari kota Firenze pada masa High Renaissance. Ia juga dikenal dengan panggilan Raffaello Santi, Raffaello da Urbino, atau Rafael Sanzio da Urbino.

Riwayat hidup

Raphael Santi lahir di UrbinoItaly, anak dari pasangan Giovanni Santi dan Màgia di Battista Ciarla, yang meninggal pada tahun 1491. Ayahnya memperkenalkan kepada humanist court di kota Urbino, yang hingga akhir abad 15, adalah salah satu pusat kebudayaan teraktif di Italiadi bawah pemerintahan Federico da Montefeltro, yang meninggal tujuh bulan sebelum kelahiran Raphael. Di sana Raphael bisa mempelajari karya-karya Paolo UccelloLuca Signorelli, danMelozzo da Forlì. Raphael memperlihatkan bakat yang cemerlang, dan pada umur 17 tahun sudah dipanggil master.
Dalam biografinya tentang Raphael, Giorgio Vasari menyebutkan bahwa ayah Raphael membawa Raphael ke Perugia pada umur 11 tahun untuk menjadi tenaga magang bagi Pietro Perugino.
Salah satu karya awal Raphael yang terdokumentasikan adalah lukisan altar untuk gereja San Nicola da Tolentino in Città di Castello, sebuah kota kecil penghubung Perugia dan Urbino. Pengerjaan lukisan ini diperintahkan pada tahun 1500 dan diselesaikan 1501. Lukisan ini rusak akibat gempa pada 1789, dan kini hanya beberapa bagiannya yang sempat diselamatkan dan disimpan di Pinacoteca Tosio MartenigoBrescia.
Karya penting lainnya adalah Crowning of the Virgin untuk Oddi Chapel di gereja San Francescodi Perugia. Raphael, kemungkinan dengan status sebagai anggota bengkel seni Pietro Peruginojuga ikut serta dalam penggarapan fresko Collegio del Cambio.
The Marriage of the Virgin, karya utamanya pada tahun 1504, diinspirasi oleh lukisan Pietro Perugino Giving of the Keys to St. Peter pada 1481-1482. Setelah itu ia melanjutkan dengan lukisan-lukisan kecil, Vision of a KnightThree Graces dan St. Michael semuanya menunjukkan gayanya yang segar dan matang.
Pada 1504 Raphael pindah ke Siena bersama Pinturicchio, yang telah dibekalinya dengan desain dan gambarnya untuk pembuatan fresko di Libreria Piccolomini, Siena. Kemudian ia kembali ke Florence, kemungkinan untuk mengikuti gonfaloniere Pier Soderini setelah berakhirnya kekuasaan Savonarola, dan saat itu dua master besar dalam seni rupa, Leonardo da Vinci dan Michelangelo, sedang dalam proses kerja. Keberadaan Raphael pada musim gugur1504 dapat dibuktikan. There Di sana ia tinggal selama empat tahun, untuk kemudian berpindah-pindah ke PerugiaUrbino, dan kemungkinan besar ke Roma. Pada 1507 dia ditugaskan oleh bangsawan Perugia untuk mengerjakan Deposition (Galleria BorgheseRoma).
Di Florence, Raphael berteman dengan beberapa pelukis lokal, di antaranya Fra Bartolomeo, pembangun prinsip-prinsip dasar High Renaissance, pengaruh ini kemudian menyebabkan ia mulai meninggalkan gaya tipis dan indah Perugino dan memulai gaya mewah dan berat. Tetapi, bagaimanapun pengaruh terbesar terhadap Raphael paad masa itu adalah komposisi Leonardo da Vinci, termasuk juga teknik baru chiaroscuro and sfumato.
Pada akhir 1508Pope Julius II menugaskan pengerjaan karyanya di Roma dengan bimbinganDonato Bramante. Padahal pada masa itu Raphael hanyalah pelukis berusia 25 tahun yang masih mengembangkan gaya keseniannya. Bagaimanapun, ia berhasil menarik perhatian dan penghargaan dari Pope. Ia mendapat julukan prince of painters (pangeran dari seluruh pelukis). Dua belas tahun berikutnya Raphael tidak pernah lagi meninggalkan Roma, untuk bekerja kepada Julius dan penerusnya Pope Leo X (salah satu anggota keluarga Lorenzo de Medici) dan menghasilkan beberapa mahakarya. Ia kemudian menjadi seniman paling diminati di Italia.
Pada akhir 1508 ia mulai mendekorasi tempat tinggal Julius di Vatican, yang oleh Pope dimaksudkan untuk mengembalikan nuansa kejayaanGereja Romawi melalui penerapan konsephumanisme dan neoplatonisme. Salah satu fresko yang terkenal dari karya ini adalah Stanza della Segnatura, yang diselesaikan 1511Disputa yang terkenal, dan The School of Athens. Raphael terus menerus mengerjakan karyanya di ruangan tersebut sampai 1513, di bawah kekuasaan Leo X, tetapi selalu membiarkan bagian akhir karyanya tidak terselesaikan untuk dikerjakan pembantunya. Di lain waktu ia mengerjakan hal lain, misalnya dekorasi suci untuk bangunan berbeda, lukisan potret, lukisan altar, dan sebagainya.
"Woman with a veil (La Donna Velata)", painted 1516.
“Woman with a veil (La Donna Velata)”, painted 1516.
Salah satu karyanya yang juga terkenal berasal dari hubungan pertemanannya dengan bankir dariSeneseAgostino Chigi, yang menugaskan fresko Galatea di Villa Farnesina dan Sibyls di gereja Santa Maria della Pace, bersamaan dengan desain arsitektural dan dekorasi Chigi Chapel di gereja Santa Maria del Popolo (1513). Pekerjaan arsitektural ini membuat Raphael dipercaya menjadi salah satu arsitek dari Saint Peter’s Basilica yang baru(pengerjaan dimulai 1506), yang ditinggalkanBramante’s setelah kematiannya pada 1514. Raphael mengubah rancangan Yunani menjadi desain bergelombang, tetapi rancangan ini kembali diubah setelah kematiannya. Dua tahun kemudian ia merancang Villa Madama diRoma. Pada 1515 ia juga ditunjuk menjadi penyelia penyelidikanarkeologis Romawi, untuk tujuan pembuatan peta arkeologis kebudayaan tersebut.
Ukuran prestise Raphael membuat karyanya menjadi penting dalam penciptaan dan pemeliharaan persekutuan politik, seperti karya-karyanya di Louvre]], yang dikirimkan kepada Perancis, dan Lukisan Potret Lorenzo de Medici sebagai hadiah untuk kubuFirenze.
Raphael tidak pernah menikah, meskipun pada 1514 ia diketahui menjalin hubungan dengan Maria Bibbiena, keponakan kardinal, tetapi kemudian tunangannya ini meninggal. According Berdasarkan legenda, cinta sejatinya adalah seorang Fornarina (”the little baker”), tetapi keberadaannya tidak pernah tercatat secara autentik. Menurut Vasari, kematian Raphael kemungkinan akibat cinta yang berlebihan.
Pada tahun-tahun terakhirnya, (1518-1520) pengaruh bengkel seni terhadap karya Raphael menjadi lebih signifikan, seperti di lukisan Sicilia’s Spasimo untuk gereja Palermo dan Visitationyang sekarang pindah ke Prado, Madrid. Juga dekorasi Ruang Constantine di Vatikan dikerjakan oleh pembantunya berdasarkan rancangan Raphael. Salah satu karya yang dibuatnya sendiri adalah Double portrait di LouvreEzechiel’s Vision yang kecil namun monumental, danTransfiguration.
Kematian Raphael secara mendadak di Roma pada ulang tahunnya yang ke 37th birthday (sebenarnya hanya beberapa minggu sebelum rencana Leo untuk mengangkatnya sebagaikardinal) ditangisi oleh orang-orang yang sudah begitu mengenal hidup dan karyanya. Tubuh Raphael dibaringkan di suatu ruangan yang menggambarkan kejeniusannya, dan diberi penghormatan dengan upacara penguburan yang dibuka untuk umum. Lukisan Transfiguration diarak sebelum jenazahnya.
Raphael dikuburkan di Pantheon, Salah satu tempat penguburan bergengsi di Italia.

Kontroversi tanggal lahir dan kematian

Ada sedikit kerancuan dalam tanggal lahir dan kematian Raphael. Ada beberapa sumber yang bervariasi:
  • Dia meninggal pada ulang tahunnya yang ke 37
  • Dia meninggal sehari sebelum ulang tahunnya yang ke 37
  • Hari ulang tahun dan kematiannya dipada hari Jumat sebelum Paskah (Jumat Suci).
  • Ada kesalahan dalam penghitungan kalender Julian ke kalender Gregorian.
Kalender Gregorian diperkenalkan 62 tahun setelah kematian Raphael, jadi kemungkinan kesalahan konversi Kalender bisa diabaikan.
Jadi fakta yang bisa dipercaya adalah:
  • Raphael lahir pada Jumat Suci, 6 April 1483
  • Raphael meninggal pada hari ulang tahunnya yang ke 37, hari Minggu 6 April 1520

Perbandingan dengan seniman lain

Raphael dikenal dengan gaya lukisnya yang kontemporer. Namun jika dibandingkan denganMichelangelo atau Titian, ia sering dianggap inferior. Pada hal lain, tidak ada dari keduanya yang mendapatkan pencapaian sama seperti Raphael, kesan “keringanan”.

Karya lain

Setelah kedatangannya di Roma, lukisan potret menjadi pekerjaan sampingan bagi Raphael sementara ia mengerjakan proyek-proyek Vatikan. Di antara seluruh lukisan potret, ia pernah melukin dua popes Julius II dan Leo X, yang terakhir dianggap sebagai karya lukisan potretnya yang terbaik.
Salah satu penugasan dari papacy yang dianggap terpenting adalah seri 10 kartun untuk for sulaman yang menggambarkan kehidupan Saint Paul dan Saint Peter, yang dimaksudkan sebagai salah satu dekorasi Sistine Chapel. Kartun-kartun ini kemudiaan dikirim ke Bruxellesuntuk disulam di bengkel seni Pier van Aelst, Tiga sulaman pertama dikirim ke Roma pada tahun1519. Kemungkinan besar Raphael menyaksikan seluruh bantal telah diselesaikan karena seluruhnya telah diselesaikan pada tahun 1520 untuk Leo X.

Catatan karya-karya utama

Potret Julius II.
Potret Julius II.
Saint George.
Saint George.
Portret Francesco Maria della Rovere, Czartoryski Museum, Kraków.
Portret Francesco Maria della Rovere, Czartoryski Museum,Kraków.
Transfigurasi Kristus

 

Virtual Room Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review